PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN MODERN

PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN MODERN

PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN MODERN


Sebelum melangkah lebih jauh pada pembahasan Manajemen Perawatan Kapal, perlu kita ketahui bahwa dalam Manajemen Modern ada Prinsip-prinsip yang harus dipenuhi untuk menuju sukses, yaitu :


  • Mereka yang memiliki kemampuan untuk bekerjasama, walaupun hanya disertai dengan sedikit effesiensi, guna memenuhi kebutuhan organisasi.
  • Mereka yang menggunakan sepenuhnya kemampuan berpikir dari orang-orang yang ada didalam organisasi, yang merupakan proses terus-menerus yang digunakan dan diperkuat.
  • Mereka yang mampu menggunakan pendekatan-pendekatan membentuk Team-kerja, untuk bersama-sama menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.


Tujuan dari sistim manajemen Modern adalah untuk menyiapkan perangkat manajemen yang lebih baik, lebih profesional dan meningkatkan keselamatan, baik awak kapal maupun peralatan.

Pelaksanaan yang mudah adalah pertimbangan utama dari sistem ini, sehingga awak kapal secara cepat memiliki kepercayaan diri dalam menerapkan sistem ini, seperti alat-alat yang ada di papan perawatan. Pengalaman menunjukkan bahwa untuk menjalankan prosedur yang effısien, adalah penting untuk memliki pengaturan yang flexible, dengan memperhitungakn perubahan-perubahan kondisi dari komponen-komponen terhadap waktu, seperti halnya pengaruh kondisi lingkungan umur operasionalnya.


SEKILAS TENTANG KAPAL


Kapal adalah kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut (sungai dan danau). Bila kita melihat kapal-kapal yang tiba di pelabuhan, maka yang perlu diperhatikan adalah ukuran besarnya. Besamya kapal dinyatakan dalam Ton register (register ton), untuk ukuran besamya kapal kapal dikenal istilah Gross register ton (GRT) dan Net register ton (NRT).

Gross register ton (GRT) adalah jumlah dari semua ruangan kapal yang tertutup atau yang dapat ditutup secara kedap air, baik yang berada di bawah geladak maupun yang berada di atasnya (deck line). Oleh karena 1 register ton = 100 cft (cubic feet) dan 100 cft = 2,83 M3, maka besarnya GRT adalah total ruangan dalam Cubic feet dibagi 100.

Net register ton (NRT) adalah ruangan yang tersedia untuk barang dan penumpang, atau juga daya angkut kapal yang dinyatakan dalam volume, NRT merupakan GRT dikurangi dengan:

1. Ruang untuk Bunker dan Air
2. Ruang kemudi
3. Ruang mesin dan terowongan poros kemudi (shaft tunnel)
4. Ruang nakhoda dan anak buah kapal (ABK)
5. Ruang jangkar
6. Ruang air ballast
7. Ruang perbekalan, dan ruang tambahan Iainnya.

Salah satu ukuran untuk besaran kapal adalah panjang kapal yang berpengaruh dalamhal penyediaan tempat untuk sandar di dermaga. Panjang kapal secara kseluruhan yang diukur dari bagian paling ujung dari linggi-linggi sampai bagian paling belakang dari buritan dinyatakan dalam Length over all (LOA).

Sedangkan panjang antara garis tegak haluan dan buritan pada garis maksimum sarat musim panas (summer draft) dinyatakan dalam Length between perpendiculars (LBP).

Summer draft adalah sarat kapal pada musim panas menurut peraturan lambung timbul (free board).
Untuk ukuran berat kapal dikenal istilah displacement, yaitu jumlah berat air yang dipindahkan oleh kapal , atau berat Under water volume dari kapal yang sama beratnya dengan kapal. Displacement dinyatakan dalam Long ton (1 Long ton = 35 cft berat air laut).

Displacement dibagi menjadi dua, yakni loaded dan light displacement, 

  • Loaded displacement adalah berat kapai beserta muatannya pada sarat kapal (draft) maksimum yang diperkenankan oleh peraturan.
  • Light displacement adalah berat kapal dalam keadaan kosong.

Muatan kapai berkaitan erat dengan daya angkut kapai, dalam hal daya angkut kapal dikenal dengan istilah bobot mati dalam ton (Dead weight ton) dan kapasitas muatan (cargo capacity).

Dead weight ton (DWT) adalah daya angkut kapai, termasuk didalamnya muatan/penumpang, bahan bakar, air, perbekalan, dan suku-cadang pada sarat maksimum yang dinyatakan dalam Long ton (2.240 lbs) atau sama dengan perbedaan antara Loaded dan Light displacement.

Cargo capacity adalah daya angkut kapal membawa muatan (DWT) dikurangi bunker, fresh water, spareparts, dan perbekalan. Cargo capacity juga dinamakan bobot mati muatan (cargo dead weight).

Barang yang akan dimuat dalam kapal, bila dinyatakan dalam berat, memakai ukuran ton.

1 ton metric = 1.000 kg
1 ton Inggris = 1.016,05 kg
1 ton Amerika = 0.90718 metrik
1 long ton Inggris = 1 long ton = 1,12 short ton = 1,016 metric ton
1 short ton Amerika = 0,893 long ton = 1 short ton = 0,907 metric ton 1 metricton = 0,984 long ton = 1,102 short ton = 1 m.ton.

Untuk keamanan kapal dan untuk mengetahui berat dari isi serta muatannya, disebelah kiri dan kanan Iambung kapal terdapat batas daya muat kapal dan garis batas summer draft di laut yang dinamakan markah garis muat (Plimsol mark). Disekitar plimsol mark terdapat markah garis muat (Load line marks) yang menunjukkan batas tertentu yang dapat dimuat oleh kapai pada suatu daerah pelayaran.

Diluar bulatan plimsol mark terdapat huruf-huruf yang merupakan singkatan yang berda dibawah pengawasan Biro klasifikasi tempat kapal dibuat dan Iambung timbul (Free board).

Freeboard adalah jarak antara permukaan air dengan geladak, dan Load line adalah Batas maksimum kapal yang yang di-ijinkan dimuati dengan muatan (Cargo).

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments